Jumat, 09 Desember 2011

Rangkuman Tata Surya dan Sejarah Pembentukan Bumi

PEMBENTUKAN TATA SURYA, JAGAT RAYA, DAN BUMI
1.    TEORI-TEORI PEMBENTUKAN JAGAT RAYA
1.1. Teori Big Bang (Dentuman Besar)
Pertama kali dikemukakan oleh George Lamaitre (1927), kemudian disempurnakan oleh Edwin Huble (1929). Menyatakan bahwa “ Alam semesta bersal dari sebuah ledakan besar sekitar 13,7 milyar tahun yang lalu”. Bukti yang memperkuat teori ini yaitu bahwa alam semesta sampai sekarang terus mengembang seperti balon yang ditiup. Pendukung teori ini yaitu Vesto Sliper (1929) yang menemukan bahwa garis spektrum Galaxy makin jauh bergeser menuju ke arah merah. Alan Guth (1980) dengan bantuan teleskop Hiuble ia berhasil menghitung pergeseran spektrum Galaxy yang berwarna merah dengan kecepatan menjauhnya. Paul Davies, menyatakan kemusnahan alam semesta dapat terjadi sedahsyat dan sedramatis ketika terbentuknya, jika energi misterius terus menerus mengembangkan ruang dan waktu. Arno Penzias dan Robert Wilson (1965), ia menemukan sisa dentuman besar yang disebut radiasi latar belakang kosmik, penelitian Penzias diperkuat oleh Penemuan George Smoot (1989).
1.2. Teori Keadaan Tetap
Dikemukakan oleh Sir Fred Hoyle (1948), “bahwa jagat raya tidak hanya sama dalam ruang angkasa, tetapi juga tidak ada perubahan dengan berjalannya waktu”.
1.3. Teori Alam Semesta Quantum
Dikemukakanoleh William Lane Craig (1966), “ bahwa alam semesta ada selamanya dan akan selalu ada untuk selamanya pula”. Dalam teori quantum ruang hampa itu tidak ada, yang ada adalah partikel-partikel sub-atomik.
2.    MATERI/BENDA ANGKASA YANG TERDAPAT DI JAGAT RAYA
2.1. Galaxy
Adalah kumpulan milyaran bintang di Jagat Raya yang memiliki bentuk tertentu, Galaxy terdekat ke Bima Sakti yaitu Galaxy Magellan jaraknya 150.000 tahun cahaya. Secara umum bentuk Galaxy terdiri dari :
a). Bentuk Spiral; memiliki noda-noda Catherina dengan lengan-lengan berbentuk spiral keluar dari pusat yang terang. (60% Galaxy berbentuk Spiral)
b). Bentuk Spiral Berpalang; lengan-lengan spiral Galaxy keluar dari bagian ujung suatu pusat (18% Galaxy berbentuk Spiral Brpalang).
c). Bentuk Ellips; bentuknya mulai dari yang hampir bulat seperti bola sampai yang hampir pipih sperti bola Rughby. Jumlah galaxy sepeti ini sekitar 18%.
d). Bentuk tak beraturan, Galaxy ini tidak memiliki bentuk tertentu. jumlahnya 4%.
2.2. Bintang
Adalah benda langit yang memancarkan cahaya sendiri. Kekuatan cahaya bintang disebut magnitude. Makin besar magnitude makin redup buntang tersebut, makin kecil magnitudo makin terang bintang tersebut. Perbandingan magnitudo bintang = 2,51. Jika Bintang A magnitudenya “0” dan Bintang B magnitudonya 4 maka bintang A lebih terang 4 x 2,51=10,04 kali dari bintang B. Dengan mata telanjang kita dapat melihat bintang tingkat 6 m (Bintang yang magnitudonya 6). Contoh bintang yang bisa dilihat yaitu: matahari, Sirius, Canopus, Vega, Artacrus, Rigel, Capella, Alpha Centauri, Procyon,Achernar,Hadar, dll.
2.3. Gugus Bintang
Merupakan susunan/sistem yang terdiri atas ribuan bintang yang bergerombol relatif berdekatan dan saling beredar mengelilingi satu dengan yang lain di dalam ruang yang terbatas.
3.    TEORI-TEORI PEMBENTUKAN TATA SURYA
3.1. Teori Nebulae
Dekemukakan oleh Immanuel kant dan Piere Simon de Laplace ia menyatakan bahwa “ Mula-mula kabut melayang layang diangkasa, kemudian terjadi penggabungan/penggumpalan, dengan penggabungan ini maka akan membentuk suatu tenaga akibat reaksi thermonuklir yang terjadi. Energi inilah yang dipakai untuk menggerakan kabut. Akibat perputaran pada bagian tengah kabut terjadi penggumpalan besar yang kemudian jadi Matahari. Sebagian kabut menjauh dari gumpalan inti, membentuk gelang-gelang. Gelang-gelang tersebut memadat menjadi cikal bakal planet dan anggota tata surya lainnya.
3.2. Teori Pasang Surut
Dikemukakan oleh Sir James Jeans dan Harold jefferey. Pada mulanya matahari sudah ada, kemudian ada bintang lain yang melintas sangat dekat dengan matahari, sehingga terjadi tarik menarik bintang tersebut dengan matahari, akibatnya sebagian partikel-partikel matahari terlepas membentuk pola cerutu. Seiring dengan menjauhnya bintang yang melintas, pola cerutu tadi terputus-putus membentuk gumpalan gas disekitar matahari, gumpalan inilah yang kemudian membentuk planet-planet.


3.3. Teori Planete Simal
Dikemukakan oleh Thomas C. Chamberlain dan Forest R. Moulton. Planet terbentuk dari benda-benda padat yang memang sudah ada sebelumnya. Didalam gumpalan kabut terdapat partikel debu gas.
3.4. Teori Bintang Kembar
Pada mulanya matahari adalah 2 buah bintang kembar, salah satu diantaranya meledak, serpihan dari ledakan itulah yang menjadi anggota tata surya.

4.    MATERI/BENDA ANGKASA ANGGOTA TATA SURYA
1.       Meteor
Adalah benda angkasa yang bentuk dan orbitnya tak beraturan diangkasa. Apabila melintas ke dekat orbit bumi maka akan tertarik oleh grafitasi Bumi sehingga akan jatuh seperti benda terbang yang membentuk api, kalau sudah jatuh ke Bumi disebut meteorit. Meteor ada yang beratnya 34 ton, contohnya meteor Anhighito yang ditemukan di Green Land. Meteorit yang sangat besar juga pernah jatuh di Arizona yang membentuk Kawah barringer (Barringer Crater) dengan lebar 1,4 km dan kedalaman 190 m.
2.       Komet
Adalah benda angkasa yang berevolusi mengelilingi matahari, tetapi orbitnya berbentuk parabola atau hyperbola. Ekor Komet selalu menjauhi Matahari, karena terpengaruh angin Matahari.Ketika jauh dari matahari sebenarnya komet adalah benda gelap yang tidak terlihat, tetapi ketika mendekati matahari  sebagian permukaan komet akan terkikis oleh angin matahari membentuk lidah api yang sangat panjang, sehingga disebut bintang berekor.  Contoh Komet misalnya Comet Halley dan Kohoutek.
3.       Asteroid
Adalah planet-planet kecil yang sangat banyak dan beredar pada orbitnya diantara planet Mars dan jupiter. Asteroid terbesar adalah Ceres, kebanyakan Asteroid seukuran dengan Bulan, Asteroid terkecil berdiameter 1 km. Secara fisik asteroid terdiri dari carbon, nikel, besi dan batu. Contoh nama-nama Asteroid yang cukup dikenal yaitu : Yuno, Eunomia,Davida,Pallas,Hector,Laetitia,Psike, eros,dll.
4.       Planet
Planet adalah benda angkasa yang berevolusi mengelilingi matahari. Planet tidak memiliki cahaya sendiri. Planet-planet tersebut diantaranya adalah :
4.1.  Merkurius
Merupakan Planet terkecil dan letaknya paling dekat ke Matahari. Magnitudonya -2 s.d. 5,5. Sudut pandangnya dengan Matahari maximal 28,30, dari Bumi planet ini hanya terliahat waktu magrib dan subuh. Komposisinya 70% logam, 30% silikat. Medan magnetnya 0,1% dari kekuatan magnet Bumi. Suhunya 900K s.d. 7000K (-1800C – 4300C). Kepadatannya 5,3 gr/Cm3. Revolusinya 88 hari.
4.2. Venus
Sering disebut Bintang Fajar atau Bintang Senja karena terlihat jelas pada waktu tersebut. Atmosfernya 97% CO2, 3% N2. Revolusinya 224,7 hari. Rotasinya berlawanan dengan rotasi Bumi, sehingga matahari terlihat terbit dari Barat. Lama rotasinya 243 hari, sehingga 1 hari di Venus lebih lama dari pada 1 tahun di Venus.
4.3. Bumi
Jarak Bumi ke Matahari = 1 AU (Austronomic Unit) atau = 149,6 juta km. Keistimewaan Bumi memiliki magnetosfer (medan magnet) yang menjadi pelindung Bumi dari angin matahari, sinar ultra violet dan radiasi angkasa luar. Rotasi Bumi 24 jam (1610km/jam), Revolusinya 365,2425 hari. Luas permukaannya 59760 juta km2, berat jenisnya 5500kg/m3, gravitasinya 10N kg-1. 78% atmosfernya N2, 21%O2, 1% uap air. Memiliki 1 satelit yaitu Bulan.
4.4. Mars
Revolusinya 687 hari, rotasinya 24,62 jam. Memiliki 2 Satelit yaitu Phobos dan Deimos. Garis tengahnya 6780 km.
4.5. Jupiter
Merupakan planet terbesar, 1300 kali volume Bumi. Suhunya -130 derajat, gravitasinya 2X gravitasi Bumi. Yupiter memiliki 1 buah cin-cin yang ditemukan oleh pesawat Voyager. Planet ini memiliki 16 satelit, diantaranya: Metis,Andreas,Almathea,Thebe,io,Europa,dll.
4.6. Saturnus
Berevolusi mengelilingi Matahari sekitar 29 tahun Bumi, volumenya 750X volume Bumi, luas permukaannya 80X luas Bumi kita. Saturnus memiliki cin-cin, memiliki 18 satelit, contohnya: Atlas, Janus, Mimas, Calypso,Tethys,telesto,Titan dan Phoebe,dll.


4.7. Uranus
Merupakan planet yang kandungan metan- nya sangat tinggi, kala revolusinya 84,1 tahun Bumi. Memiliki 10 buah satelit, yaitu: Ariel, Umbriel,Titania, Oberon dan Miranda, 5 lagi belum diberi nama.
4.8. Neptunus
Ukurannya 4X Planet Bumi, terdiri dari air, batuan, gas amonia dan metana. Suhunya -213 derajat. Memiliki 8 buah satelit yaitu : Triton, nereid, dan 6 lagi belum diberi nama.
5.       Satelit
Adalah benda langit yang berevolusi mengelilingi Planet induknya. Tidak semua planet memiliki satelit.
6.       Matahari
Merupakan Bintang yang letaknya paling dekat dengan Bumi. Matahari merupakan salah satu bintang dari 200.000.000.000 bintang yang ada di Galaxy Bima sakti. Secara fisik Matahari terdiri dari inti matahari, cromosfer, fotosfer, prominences, corona, flares dan sun spots (Noda Matahari). Fotosfer adalah piringan bulat yang berwarna kemilau yang tampak oleh mata, Corona cahaya yang sangat terang yang akan nampak ketika terjadi gerhana matahari, Prominences lidah api akibat ledakan dipermukaan matahari, sun spots bintik hitam pada matahari.


SEJARAH PEMBENTUKAN BUMI

1.       Menurut Teori Rittman
Bumi terbentuk 6,5 milyar th. Yang lalu dari gumpalan awan,debu, dan gas yang mengapung di ruang angkasa, kemudian mengkerut. Materi pada pusat awan menggumpal menjadi Matahari. Kira-kira 100 juta th yang lalu sisa gas dan debunya memipih menjadi awan berbentuk cakram disekitar Matahari. Butir-butir debu dalam awan tersebut saling melekat dan membentuk planet-planet kecil dengan diameter beberapa km. Benda-benda tersebut bertabrakan dan bergabung membentuk planet-planet.
2.       Menurut Alfred Wegener
Menurut Wegener Bumi mulanya hanya ada satu daratan yang luas yang disebut Pangea. Pangea kemudian terpecah-pecah menjadi Laurasia dan Gondwana, kemudian terpecah-pecah lagi seperti keadaan sekarang ini.

MASA GEOLOGI

Sejarah pembentukan Bumi dihitung dalam kala waktu masa geologi yang terbagi menjadi beberapa Era. Era terbagi lagi menjadi beberapa periode, dan periode terbagi lagi menjadi beberapa Epok. Secara rinci Masa Geologi trsebut terdiri dari :
1.       Era Prakambrium
Dimulai sekitar 4,5 juta th. Yg lalu yaitu awal terbentuknya Bumi. Kehidupan yang ada hanya mikro organisme.
2.       Era Paleozoik
Era ini terbagi menjadi beberapa periode, yaitu :
a.       Kambrium
Dimulai 600 juta th yl. Pada masa ini adalah awal munculnya kehidupan di laut, yaitu hewan Invertebrata.
b.      Ordovisium
Dimulai 480 juta th. Yl. Mulai muncul ikan tanpa rahang sebagai hewan bertulang belakang paling tua misalnya bintang laut, lili laut dan landak laut.
c.       Silfur
Dimulai 435 jt th. Yl. Masa ini awal peralihan kehidupan dari laut ke darat. Tumbuhan darat yang paling awal muncul yaitu tanaman paku.
d.      Devon
Dimulai 405 juta th. Yl. Mulai berkembang besar-besaran jenis ikan dan tumbuhan darat. Di Laut Hiu menjadi pemangsa utama.
e.      Karbon
345 jt. Yl. Gang-gang mulai melimpah. Pangea mulai terbentuk di bumi
f.        Perm
275 jt. Yl. Gang-gang dan reftil mulai melimpah. Lapisan glaiser di belahan Bumi selatan mulai mencair.



3.       Era Mesozoik
Terbagi menjadi beberapa periode, yaitu :
a.       Trias
225 jt. Th. Yl. Mulai muncul Dinosaurus dan Reftil Raksasa. Pangea mulai bergerak ke Utara dan membentuk Gurun.
b.      Jura
180 jt. Th yl. Dinosaurus berkembang biak dengan pesat, sehingga menjadi dominan. Mulai muncul burung. Pangea mulai terpecah-pecah: Amerika Utara terpecah dengan Afrika, Amerika selatan terpecah dengan Antartika dan Australia.
c.       Kreta
130 jt. Th yang lalu. Mulai muncul bunga, hewan bertulang belakang makin melimpah, misalnya ikan dan amphibi. Dinosaurus musnah, daratan tergenang Samudra, India terlepas dari Afrika dan bergerak ke Utara.

4.       Era Senozoik
Terbagi menjadi 2 Periode, yaitu Periode tertier dan Kuarter, masing-masing periode terbagi menjadi beberapa Epok.
a.       Periode Tertier
Periode ini terbagi menjadi beberapa Epok yaitu :
1.       Epok Paleosen
65 Jt. Th. Yl. Bunga melimpah, bermunculan hewan tak bertulang belakang,ikan, amphibi, reftil dan binatang kecil menyusui.
2.       Epok Eosen
55 jt. Th. Yl. Mulai berkembang tanaman buah, biji-bijian, rerumputan, burung, reftil kecil, ikan, kelelawar, unta, kuda, dan monyet mulai berkembang.
3.       Epok Oligosen
40 jt th. Yl. Mulai muncul kera primitif, binatang pengerat, Akhir masa ini hewan raksasa mirip Badak mulai hilang.
4.       Epok Miosen
26 Juta th. Yl. Mulai muncul kere Asia dan Eropa, beruang primitif.
5.       Epok Pliosen
14 jt th.yl kehidupan laut mirip sekarang, burung dan binatang menyusui tersebar ke seluruh dunia, pada akhir epok mulai muncul manusia
b.      Periode kuarter
Terbagi 2 Epok yaitu :
1.       Epok Pleistosen
1,75 jt.th yl. Muncul Manusia Purba (Homo Erectus dan Pithecan Tropus Erectus)
2.       Epok Holocen
10.000 th yl. Mulai muncul manusia modern

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar